Sukses Butuh Proses

WhatsApp Image 2017-04-08 at 7.48.13 PM

Ketika kita menginginkan tubuh ideal, tentunya tidak bisa instan hanya dengan minum jamu atau diet beberapa hari untuk menjadikan tubuh kita ideal. Seperti hanya kesehatan, tidak lantas sekali olahraga maka tubuh kita akan sehat.

Memiliki kesehatan yang prima adalah bonus dari konsistensi kita berolahraga dan menjaga gaya hidup yang sehat setiap harinya.

Bapak Hafidz adalah salah satu dari sekian banyak contoh yang saya temui. Beliau memilih untuk rajin berolahraga sejak usia beliau 30 tahun sampai sekarang dimana usia beliau sudah lebih dari 60 tahun.

Dalam sebuah obrolan saya berkata “wah Bapak masih segar, aktif dan sehat ya Pak. Kemana-kemana masih kuat dan yang paling saya kagumi Bapak masih rajin jogging minimal 1 jam setiap harinya”.

Beliau akhirnya bercerita bahwa kebiasaan beliau berolahraga sudah dimulai sejak beliau muda. Tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk menjadikan diri kita sehat selain berolahraga secara teratur.

Selain berolahraga, beliau juga berpesan untuk menjaga makanan makanan yang masuk kedalam tubuh kita. Jangan jajan sembarangan, terutama jajanan dipinggir jalan yang kita tidak tahu kebersihannya. Karena dari makanannya sumber berbagai penyakit masuk kedalam tubuh kita.

Begitulah sedikit pesan dari beliau di tengah obrolan kami saat itu.

Sama seperti halnya kesehatan, kesuksesan juga butuh proses dalam mencapainya. Tidak ada kesuksesan yang dicapai dengan instan tanpa perjuangan, kerja keras, prihatin, konsisten dalam berusaha dan berdo’a.

Masa depan adalah rahasia Tuhan. Kita sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari, lusa, minggu depan, bulan depan atau tahun depan. Sama halnya dengan kesuksesan, kita tidak tahu kapan saat itu datang.

Lalu apa yang harus kita lakukan?

Nikmati setiap proses yang ada, berusaha sekuat tenaga, konsisten dalam menjalankannya, optimis bahwa masa depan akan hadir bersama kita yang mempercayainya. Tentu hal terakhir yang harus kita lakukan adalah berdo’a kepada Tuhan karena Tuhanlah yang Maha segalanya.

Karena kita tidak tahu masa depan kita seperti apa. Maka kita dituntut untuk merencanakannya. Kita memiliki “kekuatan” atau self-driving untuk menentukan kemana kita akan berjalan. Pilihlah itu, nikmati prosesnya, fokus dalam mendapatkannya.

Bagaimana jika gagal? Gagal itu biasa, gagal itu memang jatah kita, karena setiap orang punya jatah gagal dalam hidupnya. Tugas kita menghabiskan jatah kegagalan itu sehingga pada ujungnya kesuksesan yang kita dapatkan. Coba kita bayangkan, kalo semua orang di dunia ini tidak ada yang gagal dalam perjalanan hidupnya, apa yang terjadi? Tentu kurang asyik dan tidak ada tantangan bukan? Itulah sejatinya hidup.

Kesuksesan adalah rahasia Tuhan. Kenapa rahasia? Karena Tuhan akan memberikannya kepada siapa yang berusaha mewujudkannya. Terus kapan dong kita sukses? Jawabannya di saat Tuhan memberikan izinnya kepada kita. Percayalah, Tuhan tidak tidur, malaikat terus mencatat segala usaha kita. Tetaplah optimis bahwa semua bagian dari Grand Design Tuhan yang sudah disiapkan untuk kita.

Rekan-rekan semua yang sedang berusaha meraih kesuksesan. Mari lanjutkan perjuangan dan nikmati setiap proses yang sedang Anda perjuangkan. Setiap proses yang Anda kerjakan, sejatinya mengantarkan dan memdekatkan Anda kepada kesuksesan.

Salam Hangat,

Suhariyanto Putra